Pita pengecoran terdiri dari beberapa lapisan fiberglass khusus yang diresapi dengan resin.

1.Kekerasan tinggi dan ringan: Kekerasan belat setelah pengawetan adalah 20 kali lipat dari plester tradisional. Fitur ini memastikan fiksasi yang andal dan kuat setelah reset yang benar. Bahan fiksasi kecil dan beratnya ringan, setara dengan 1/5 dari berat plester dan 1/3 dari ketebalan yang dapat membuat area yang terkena menanggung beban lebih sedikit, mengurangi beban pada latihan fungsional setelah fiksasi, memudahkan sirkulasi darah dan mempercepat penyembuhan.

2. Permeabilitas udara berpori dan baik: Perban menggunakan benang mentah berkualitas tinggi dan teknologi tenun mesh unik yang memiliki permeabilitas udara yang baik.

3.Kecepatan pengerasan cepat: Proses pengerasan perban cepat. Ini mulai mengeras 3-5 menit setelah membuka paket dan dapat menahan beban dalam 20 menit sementara perban plester membutuhkan waktu sekitar 24 jam untuk mengeras sepenuhnya dan menahan beban.

4. Transmisi sinar-X yang sangat baik: Perban memiliki permeabilitas radiasi yang sangat baik dan efek sinar-X yang jelas membantu dokter memahami penyembuhan anggota tubuh yang terkena kapan saja selama proses perawatan.

5.Ketahanan air yang baik: Setelah perban dikeraskan, permukaannya halus dan tingkat penyerapan airnya 85% lebih rendah dari plester. Sekalipun anggota tubuh yang terkena terkena air, itu dapat secara efektif memastikan bahwa daerah yang terkena tetap kering.

6. Mudah dioperasikan, fleksibel, plastisitas bagus

7.Kenyamanan dan keamanan: A. Bagi dokter, (segmen lunak memiliki fleksibilitas yang lebih baik) fitur ini memudahkan dan praktis untuk diterapkan oleh dokter. B. Bagi pasien, balutan memiliki kontraksi kecil dan tidak akan menimbulkan gejala tidak nyaman berupa kulit sesak dan gatal setelah plesteran menjadi kering.

8.Berbagai macam aplikasi: fiksasi eksternal ortopedi, ortopedi untuk ortopedi, peralatan fungsional tambahan untuk protesa dan alat pendukung. Stent pelindung lokal di bagian luka bakar.


Waktu posting: Sep-22-2020